KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 1 WILAYAH BANTEN

KAMPUS MENGAJAR ANGKATAN 1 WILAYAH BANTEN

Kampus Mengajar merupakan bagian dari Kampus Merdeka yang mengajak mahasiswa di Indonesia untuk menjadi guru dan mengajar siswa-siswa Sekolah Dasar (SD). Terkait program tersebut, Kampus Mengajar memiliki dua tujuan yakni: Memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan.

Harapannya mahasiswa yang terlibat dalam program kampus mengajar ini dapat berkontribusi sebagai agen perubahan untuk tantangan pendidikan Indonesia. Menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran literasi, numerasi serta adaptasi teknologi selama di sekolah. Memberi pengalaman dan mengasah keterampilan sosial : empati, komunikasi, kepemimpinan, kreativitas, pemecahan masalah, inovasi dan kreativitas. Pastinya pengalaman mahasiswa selama mengikuti program kampus mengajar ini dapat melatih keterampilan yang akan berguna di masa depan, baik dalam kehidupan personal dan professional.

Untuk wilayah Banten, Program Kampus Mengajar ini dilaksanakan di 146 sekolah yang tersebar di 8 Kabupaten/Kota yang berada di Banten. Mahasiswa yang terlibat untuk wilayah Banten sebanyak 584 orang yang berasal dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Latar belakang pendidikan (fakultas/program studi)  mahasiswa ini juga beragam diantaranya pendidikan, pertanian, teknik, kesehatan, manajemen, dan ekonomi. Mahasiswa ini telah beraktivitas di sekolah sejak bulan Maret dan akan berakhir dibulan Juni untuk angkatan pertama. Saat ini telah dibuka kembali untuk angkatan kedua dengan menambah jenjang SMP sebagai sasaran program kampus mengajar.

Sebelum melaksanakan program ini di sekolah, mahasiswa dibekali dengan berbagai materi diantaranya pedagogi sekolah dasar, pembelajaran literasi-numerasi, konsep pembelajaran jarak jauh, strategi kreatif belajar luring dan daring, asesmen dalam pembelajaran, prinsip perlindungan anak, administrasi dan manajerial sekolah. Namun sayang untuk program tahap satu berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan LPMP Provinsi Banten belum semua materi ini dapat diaplikasikan oleh mahasiswa. Hal ini dikarenakan masih belum optimalnya peran dosen pembimbing dalam menjembatani antara mahasiswa dengan pihak sekolah. Waktu pelaksanaan yang dinilai masih kurang karena dilaksanakan pada semester genap yang waktu efektifnya tidak sebanyak semester ganjil.

Program kampus mengajar ini telah memberikan dampak positif bagi mahasiswa yang mengikutinya diantaranya, melatih kemampuan berkomunikasi mahasiswa karena selama mengikuti ini mahasiswa dituntut untuk berkomunikasi dengan berbagai orang (siswa, guru bahkan dengan orang tua siswa). Selain itu mahasiswa ini juga belajar manajemen waktu karena selain mengikuti program kampus mengajar ini mahasiswa masih harus mengikuti perkuliahan. Mahasiswa ini juga mengakui bahwa dengan mengikuti program ini mampu meningkatkan kepercayaan diri mereka khususnya dalam mengajar dan membimbing siswa.

You May Also Like

Pin It on Pinterest