Duta Rumah Belajar Banten 2020

Yusuf Shodhiqin, S.Pd., guru mata pelajaran matematika SMA Negeri 1 Kota Tangsel terpilih sebagai Duta Rumah Belajar Banten 2020 dan masuk dalam jajaran 40 guru Duta Rumah Belajar Nasional tahun 2020 sebagai perwakilan Provinsi Banten. Terpilihnya 40 duta rumah belajar nasional ini merupakan penjaringan yang sangt ketat dari sebanyak 70.312 peserta guru seluruh Indonesia yang mengikuti program PembaTIK Kemendikbud ini.

Dengan tajuk Berbagi Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Mewujudkan Merdeka Belajar, acara ini diikuti guru calon Duta Rumah Belajar dari seluruh provinsi yang mengikuti rangkaian kegiatan PembaTIK (Pembelajaran Berbasis TIK). Sebelum menjadi duta rumah belajar, Yusuf Sodhiqin melalui 4 level yang diikuti yaitu literasi, implementasi, kreasi dan terakhir berbagi kemudian dilanjutkan sesi uji kompetensi dan wawancara 5 besar terbaik di tiap provinsi untuk dipilih duta rumah belajar diakhirnya. Setiap duta rumah belajar telah dibekali kemampuan yang mereka miliki saat coaching melalui tulisan, video, sosial media, video konferensi, serta membentuk guru-guru untuk memiliki kompetensi public speaking.

“Saya mengapresiasi bapak dan ibu guru Duta Rumah Belajar yang tanpa pamrih menjadi contoh di daerah masing-masing dalam melakukan inovasi pembelajaran. Kami segenap jajaran di Kemendikbud terus mendukung inisiatif berinovasi bapak ibu guru semua, ” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

Meningkatnya peserta ditengah pandemi Covid-19 tersebut menurut Nadiem merupakan pencapaian yang luar biasa, juga penanda banyak guru yang ingin meningkatkan kemampuan mengimplementasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran, terutama di masa pandemi COVID-19.

“Situasi saat ini memaksa kita supaya lebih lebih keras dan lebih cerdas sehingga pembelajaran dapat berlangsung. Oleh karena itu, kompetensi guru dalam penguasaan teknologi menjadi krusial, “tandas Nadiem.

Dijelaskan ,guru adalah bibit penggerak pendidikan. Ia berharap, mereka dapat berinisiatif dan memiliki semangat tinggi untuk meningkatkan kompetensinya menghadapi tuntutan zaman. Tantangan di masa depan bukan berarti akan lebih mudah. Nadiem berharap semangat gotong royong yang semakin mantap di masa pandemi ini, bisa kita teruskan agar kita lebih siap beradaptasi, siap melakukan tindakan. Tidak lagi menunggu perubahan itu terjadi.

Sebelum menjadi Duta Rumah Belajar Banten, Yusuf sodhiqin telah aktif di dunia kepenulisan, terbukti dari prestasinya sebagai Juara IV Nasional Best Practice PJJ dan Favorite Writer Puisi ASEAN 2020 oleh pusat lomba seni.

Penghargaan bagi para pemenang terpilih dari kegiatan Kita Harus Belajar (KIHAJAR), Membuat bahan TIK (MembaTIK), dan Pembelajaran berbasis TIK (PembaTIK) tahun 2020, dilaksanakan di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta, Jumat (4/12/2020) lalu.

                 

You May Also Like

Pin It on Pinterest