PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN MODA DALAM JARINGAN (ONLINE) DI SEKOLAH DASAR DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PROVINSI BANTEN

PENERAPAN PEMBELAJARAN DENGAN MODA DALAM JARINGAN (ONLINE) DI SEKOLAH DASAR DAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA PROVINSI BANTEN

Raden Ahmad Hadian Adhy Permana & Jeni Abdulrokhim

                                                                                                     Abstrak
Pandemi Virus Corona menjadi latar belakang dikeluarkannya kebijakan-kebijakan untuk mengubah pembelajaran di sekolah menjadi pembelajaran jarak jauh, siswa belajar di rumah dan guru mengajar dari rumah. Bagaimana penerapan pembelajaran jarak jauh di SD dan SMP saat ini? Untuk menjawab pertanyaan tersebut survei telah dilakukan terhadap para guru melalui instrumen dengan aplikasi Google Form. Responden yang menjawab sebanyak 7675 guru SD dan
SMP. Hasil survei menunjukkan bahwa 99,8% responden telah melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan beberapa metode, yaitu daring asinkron sepenuhnya, daring sinkron sepenuhnya, daring kombinasi antara sinkron, asinkron atau non daring, dan non daring sepenuhnya. Guru-guru juga membelajarkan ranah keterampilan dan sikap dalam pembelajaran jarak jauh. Sumber belajar yang digunakan telah mencakup sumber/bahan ajar digital yang tersedia di internet selain buku dan bahan ajar cetak. Guru-guru responden sebagian besar juga telah menerapkan evaluasi untuk pembelajarannya, baik dengan metode yang sejenis atapun bervariasi. Kendala utama dalam pembelajaran jarak jauh menggunakan moda daring adalah akses internet, ketersediaan perangkat yang dimiliki siswa, dan metode belajar yang monoton.

Artikel Lengkap klik disini

You May Also Like

Pin It on Pinterest