How to Teach CRITICAL THINKING?

How to Teach CRITICAL THINKING?
Indrie Prihastuti, M.Si*
*) Widyaiswara LPMP Provinsi Banten
arifinindrie@gmail.com

Abstrak. Artikel ini membahas tentang bagaimana mengajarkan dan melatihkan keterampilan berpikir kritis pada siswa. Guru umumnya merasakan kendala terhadap waktu dan kemampuan mereka dalam mengajarkan keterampilan ini. Namun hal tersebut dapat diatasi dengan menggunakan strategi yang sesuai dan efektif dalam pembelajaran. Keterampilan berpikir kritis dapat diajarkan melalui empat cara, yaitu (1) general, dimana berpikir kritis diajarkan secara terpisah dalam mata ajar tersendiri tanpa terikat disiplin ilmu tertentu; (2) infusion, dimana berpikir kritis diintegrasikan dalam disiplin ilmu tertentu dan diajarkan secara eksplisit; (3) immersion, dimana berpikir kritis diintegrasikan dalam disiplin ilmu tertentu, namun tidak diajarkan secara eksplisit; (4) mixed, dimana berpikir kritis diajarkan dengan menggunakan campuran metode general dan infusion/immersion. Dalam mengajarkan berpikir kritis ada lima keterampilan dasar yang hendaknya dilatihkan kepada siswa, yaitu merumuskan pertanyaan, membuat sudut pandang sendiri, berpikir rasional, menemukan, dan menganalisis. Keterampilan inilah yang ingin dikembangkan pada siswa agar dapat menjadi seorang pemikir kritis yang bijak dan cerdas.

Kata Kunci: keterampilan, berpikir kritis, mengajarkan

Artikel Selengkapnya

You May Also Like

Pin It on Pinterest