Implementasi Praktik – Praktik Yang Baik Di Sekolah Model SPMI Tahun 2018

IMPLEMENTASI PRAKTIK –PRAKTIK YANG BAIK

 DI SEKOLAH MODEL SPMI TAHUN 2018

Oleh: Taufiq Rahman,M.Pd*)

*Fungsional PTP LPMP Provinsi Banten

 

ABSTRAK

 

Sekolah model dipilih dari sekolah yang belum memenuhi SNP untuk dibina oleh LPMP agar dapat menerapkan penjaminan mutu pendidikan di sekolah mereka sebagai upaya untuk memenuhi SNP. Sekolah model dijadikan sebagai sekolah percontohan bagi sekolah lain yang akan menerapkan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Sekolah model memiliki tanggungjawab untuk mengimbaskan praktik baik penerapan penjaminan mutu pendidikan kepada lima sekolah di sekitarnya, sekolah yang diimbaskan ini selanjutnya disebut dengan sekolah imbas. LPMP di tahun 2018 telah memberikan bantuan pemerintah, bimbingan teknis, dan pendampingan pada 128 sekolah model untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di Provinsi Banten.

 

Setelah dievaluasi selama pelaksanaan SPMI di tahun 2018 maka ditetapkan 6 sekolah yang mengalami perkembangan yang signifikan. Sekolah tersebut adalah SDN Banjarsari 5 Kota Serang, SMPN 1 Karang Tanjung Kabupaten Pandeglang, SMPN 1 Kota Cilegon, SMPIT Raudhatul Jannah Kota Cilegon, SMAN 28 Kabupaten Tangerang, dan SMAN 3 Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Sekolah-sekolah ini secara umum menunjukkan adanya perubahan terhadap budaya mutu yang bervariasi mulai dari penataan sarana prasarana, pengelolaan pembelajaran, pelaksanaan penilaian pembelajaran, pelaksanaan supervisi akademik, dan kepemimpinan kepala sekolah sebagai faktor penentu utama keberhasilan SPMI di sekolah. Selain itu adanya dukungan dari pemerintah daerah dan fasilitator daerah juga menentukan dalam keberhasilan program SPMI di sekolah model.

 

Kata kunci: Sistem Penjaminan Mutu Internal, Sistem Penjaminan Mutu Eksternal, 8 Standar Nasional Pendidikan, Prosedur Operasional Standar, Praktik Baik.

 

Artikel Selengkapnya

You May Also Like

Pin It on Pinterest