Kegiatan Bimbingan Teknis Pengawas

Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional, Permendikbud No.28 Tahun 2016 Tentang Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah menyebutkan bahwa, Penjaminan mutu pendidikan adalah suatu mekanisme yang sistematis, terintegrasi dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan sesuai dengan standar mutu. Namun demikian peningkatan mutu di satuan pendidikan tidak dapat berjalan dengan baik tanpa adanya budaya mutu pada seluruh komponen sekolah. Untuk peningkatan mutu sekolah secara utuh dibutuhkan pendekatan khusus agar seluruh komponen sekolah bersama-sama memiliki budaya mutu. Untuk itu dibutuhkan program Implementasi Penjaminan Mutu Pendidikan di seluruh sekolah di Indonesia dengan pendekatan pelibatan seluruh komponen sekolah. Sebagai langkah awal rangkaian kegiatan penjaminan mutu yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan, setiap satuan pendidikan harus mampu melakukan pengumpulan data peta mutu. Pengumpulan data peta mutu ini diperlukan agar setiap satuan pendidikan dapat melakukan pemetaan mutu sekolah dengan cara mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan masing-masing berkaitan dengan pencapaian Standar Nasional Pendidikan, sehingga dapat dilakukan perbaikan-perbaikan untuk mencapai dan bahkan melampaui Standar Nasional Pendidikan. Demi mencapai hal tersebut dilakukan kegiatan berkesinambungan Pengumpulan Data Mutu tahun 2019. Program ini dimulai dengan kegiatan 1) sosialisasi penjaminan mutu pendidikan, 2) bimbingan teknis pengawas, 3) bimbingan teknis fasilitator daerah pengumpulan data, 4) pelaksanaan pengumpulan data dan kesekretariatan tim data, 5) verifikasi dan validasi pengumpulan data mutu yang selanjutnya dari hasil pengumpulan data tersebut dilakukan 6) analisis data mutu sekolah, 7) penyusunan peta mutu dan pengolahan data mutu, 8) penyusunan rekomendasi peningkatan mutu, 9) diseminasi pemetaan mutu.

TUJUAN :
Kegiatan Bimbingan Teknis Pengawas merupakan pelatihan yang dilaksanakan oleh LPMP untuk menyiapkan pengawas sebagai fasilitator pengumpulan data mutu pendidikan agar memiliki kemampuan sebagai berikut :
1. Melakukan pengumpulan data mutu sekolah.
2. Memahami dan menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengumpulan data mutu sekolah (persiapan, pelatihan, pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi).
3. Memahami dan menjelaskan isi instrumen pengumpulan data mutu sekolah.
4. Berperan sebagai fasilitator bersama dengan fasilitator daerah sebagai koordinator dalam pelaksanaan pengumpulan data mutu pendidikan pada sekolah.
5. Menjelaskan cara pengisian instrumen pengumpulan data mutu kepada sekolah.
6. Berinteraksi dengan responden pengumpulan data mutu sekolah.
7. Melakukan verifikasi dan validasi data mutu sekolah.
8. Memandu proses pengisian data ke aplikasi pengumpulan data mutu.

 

 

You May Also Like

Pin It on Pinterest